Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kinerja Transaksi Berjalan Triwulan III-2015 Kembali Membaik

Jakarta, 16/11/2015 Kemenkeu - Perbaikan kinerja transaksi berjalan hingga saat ini masih terus berlangsung, ditopang terutama oleh neraca perdagangan nonmigas. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), defisit transaksi berjalan dalam Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan III-2015 tercatat sebesar 4,0 miliar dolar AS atau setara dengan 1,86 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka tersebut tercatat membaik jika dibandingkan dengan defisit pada triwulan III-2014 yang sebesar 7,0 miliar  dolar AS atau 3,02 persen dari PDB. Selain itu, capaian ini juga menunjukkan perbaikan jika dibandingkan dengan defisit pada triwulan II-2015 yang sebesar 4,2 miliar dolar AS atau 1,95 persen dari PDB.

“Perbaikan kinerja transaksi berjalan tersebut terutama ditopang oleh perbaikan neraca perdagangan nonmigas akibat penurunan impor yang relatif tajam, sebesar 18,2 persen (yoy), seiring masih terbatasnya permintaan domestik,” jelas Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan dalam keterangan resminya pada Jumat (13/11).

Di sisi lain, lanjutnya, ekspor nonmigas mengalami penurunan yang lebih kecil yaitu sebesar 11 persen (yoy), terutama karena menurunnya harga komoditas, meskipun secara riil mencatat peningkatan sebesar 4,5 persen (yoy).

Sementara itu, neraca perdagangan migas mencatat defisit yang relatif sama dengan triwulan sebelumnya. Hal ini terjadi karena penurunan surplus yang terjadi pada neraca perdagangan gas terkompensasi oleh penurunan defisit pada neraca perdagangan minyak.

“Perbaikan kinerja transaksi berjalan juga didukung oleh penurunan defisit neraca jasa karena menurunnya impor jasa pengangkutan (freight) seiring penurunan impor barang dan meningkatnya surplus jasa perjalanan (travel) seiring naiknya jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia,” pungkasnya.(nv)