Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Komisi XI DPR dan Kemenkeu Bahas Penghematan Anggaran K/L

Jakarta, 10/06/2016 Kemenkeu - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat melakukan rapat kerja dengan Kementerian Keuangan untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Komisi XI DPR Senayan, Jakarta pada Kamis (09/06).

Rapat ini digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2016 tentang Langkah-Langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian/Lembaga dalam Rangka Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2016 dan surat dari Kementerian Keuangan terkait Penghematan Pemotongan Anggaran. Pada intinya, setiap K/L diminta untuk melakukan penghematan dan pemotongan belanja pada APBN-P 2016.

Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan, prioritas utama belanja yang harus dihemat/dipotong adalah belanja operasional yang tidak prioritas dan belanja non-operasional yang tidak prioritas. “Jenis belanjanya seperti perjalanan dinas, konsinyering, rapat kerja, seminar, belanja iklan maupun belanja jasa lainnya yang tidak prioritas,” jelasnya.

Kementerian Keuangan sendiri diminta menghemat Rp1,47 triliun anggarannya. Fokus penghematan adalah belanja operasional lainnya seperti seminar, konsinyering, rapat koordinasi, perjalanan dinas, anggaran yang memang sudah diblokir, dan belanja modal yang belum dilelang. Meski melakukan penghematan, Menkeu memastikan kinerja Kementerian Keuangan tidak akan terganggu. “Pengurangan anggaran ini tidak akan mengganggu outcome dari Kemenkeu,” tegasnya.(tbs)