Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Konsultasi ke-15 AEM-EU Trade Comissioner: Dorong UKM dan Lanjutkan Perundingan ASEAN-EU FTA

Jakarta, Kemenkeu 13/03/2017– Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kembali menjadi salah satu isu utama yang dibahas dan disepakati pada konsultasi ke-15 antara para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dan European Union (EU) Trade Commissioner.

“Dalam konsultasi tersebut, AEM-EU Trade Commissioner menekankan pentingnya e-commerce untuk memperluas akses bagi UKM untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam kancah perdagangan global,”ungkap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai menghadiri konsultasi ke-15 AEM-EU Trade Commissioner yang berlangsung pada Jumat (10/03) di Manila, Filipina.

Dikutip dari situs Kementerian Perdagangan, kesepakatan lain yang berhasil dicapai, lanjut Mendag, yaitu pembahasan langkah-langkah strategis menuju dimulainya kembali negosiasi ASEAN-EU Free Trade Agreement (FTA) yang sempat terhenti.

Dalam Konsultasi ini AEM-EU Trade Commissioner juga memperkenalkan sistem penanganan sengketa perdagangan secara multilateral karena dinilai lebih dapat mengakomodasi kepentingan pemerintah dan investor asing secara berkeadilan.

Selain itu, AEM-EU Trade Comissioner juga menegaskan komitmennya untuk mencapai kesuksesan pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-11 di Buenos Aires, Argentina pada bulan Desember 2017 mendatang.

Konsultasi ke-15 diketuai Sekretaris Perdagangan dan Industri Republik Filipina Ramon Lopez dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom. Uni Eropa merupakan mitra dagang terbesar kedua ASEAN.

Berdasarkan data EU statistics Uni Eropa juga merupakan sumber terbesar investasi asing langsung (FDI) yang mencapai EUR 23,3 miliar.Dari sumber yang sama, perdagangan ASEAN-Uni Eropa di tahun 2016 tercatat sebesar EUR 208 miliar. (nr/rsa)