Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2015

Jakarta, 03/07/2014 MoF (Fiscal) News - Konsumsi rumah tangga diyakini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi tahun 2015 mendatang. Selain itu, meskipun tidak terlalu tinggi, pertumbuhan investasi juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik.

Menteri Keuangan M. Chatib Basri mengungkapkan, meskipun pada triwulan I-2014 ekonomi hanya tumbuh di level 5,2 persen, tetapi tren konsumsi rumah tangga mulai menunjukkan peningkatan. “Sampai dengan triwulan I-2014, pertumbuhan ekonomi adalah 5,2 persen, tetapi bisa kita lihat tren di sini bahwa kecenderungan konsumsi rumah tangganya terus meningkat,” jelasnya dalam rapat pembahasan asumsi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2015 dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat pada Rabu (2/7).

Peningkatan konsumsi rumah tangga tersebut diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik. “Jika pola ini terjadi, maka kita berharap bahwa ada kemungkinan dengan tren ini maka salah satu sumber pertumbuhan ekonomi akan datang, salah satunya dari konsumsi rumah tangga,” tambahnya.

Sementara itu, dengan dilakukannya konsolidasi makro pada tahun 2013 dan 2014, investasi diharapkan akan meningkat. “Tren investasi dari PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negari), memang angkanya agak flat atau melambat pertumbuhannya, tetapi kami beranggapan bahwa 2015 nanti jika konsolidasi makro dilakukan di 2013 2014, maka mungkin ada ruang di mana investasi akan bisa sedikit lebih baik,” ungkapnya.

Dengan konsumsi yang tinggi dan investasi yang meningkat tersebut, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun depan akan membaik, atau berada di kisaran 5,5 hingga 6 persen. (nv)