Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Kontribusi Masih 3,9 Persen, Presiden Minta Koperasi Berani Berkompetisi

Jakarta, 13/07/2017 Kemenkeu - Pada hari Koperasi ke-70 di tahun 2017, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penggerak-penggerak koperasi jangan pernah takut bersaing atau berkompetisi dengan pelaku pelaku ekonomi lainnya. Meskipun meningkat dua kali lipat dibanding dua setengah tahun yang lalu, sumbangan koperasi terhadap perekonomian Indonesia masih sebesar 3,9%.

“Inilah pekerjaan besar kita agar kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional itu meningkat secara drastis,” tegasnya pada acara Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-70, di Lapangan Karebosi, Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (12/07) sore.

Untuk itu, Presiden setuju koperasi harus diperkuat harus diberdayakan oleh seluruh masyarakat. Pemerintah menempatkan koperasi sebagai institusi utama dalam pelaksanaan kebijakan pemerataan ekonomi dan dalam kebijakan reforma agraria serta redistribusi lahan. Ia juga mengingatkan dalam berkompetisi dibutuhkan kecepatan dan inovasi. “Sebab itu kita harus bergerak cepat agar bisa berkompetisi dengan negara-negara yang lain,” tegas Presiden.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Presiden menyatakan, pemerintah sebetulnya memberikan kesempatan kepada koperasi untuk juga ikut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dahulu bunganya 22% sekarang dengan subsidi dari APBN, bunganya bisa ditekan menjadi 9%, dan tahun depan akan ditekan lagi menjadi 7%.

Presiden menambahkan, pemerintah juga ingin menempatkan koperasi sebagai salah satu penerima yang dapat memanfaatkan konsesi-konsesi yang akan diberikan dengan catatan memiliki kemampuan manajemen dalam pengelolaan konsesi konsesi lahan yang akan diberikan oleh pemerintah. (nr/rsa)