Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

KPPBC Soekarno Hatta Gagalkan Lima Kasus Penyelundupan Narkotika Senilai lebih dari Rp11 Miliar

Jakarta, 19/11/2013 MoF (Fiscal) News – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Soekarno Hatta berhasil melakukan penggagalan lima upaya penyelundupan narkotika, jenis Methamphetamine dan Heroin pada kurun waktu 30 Oktober 2013 sampai dengan 13 November 2013. Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta, Selasa (19/11).


Pada kasus pertama, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 800,5 gram bruto heroin yang diperkirakan senilai lebih dari Rp1 miliar pada Rabu (30/10). Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan menyembunyikan Heroin tersebut dalam 70 lingkaran gelang-gelang gorden, yang terdapat dalam sebuah paket kiriman dari India melalui Perusahaan Jasa Penitipan di Bandara Soekarno Hatta.

Kasus kedua, petugas mencurigai dua orang laki-laki berkebangsaan Malaysia dengan inisial YP (35) dan HB (28), penumpang pesawat Cathay Pasific (CX-719) rute Hongkong-Jakarta pada Rabu (6/11). Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan bungkusan Methamphetamine (sabu-sabu) masing-masing seberat 2.080 gram bruto dan 2.072 gram bruto yang disembunyikan /ditempel di kedua paha para tersangka dengan menggunakan lakban.

Selanjutnya, pada Jumat (8/11) petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 76,5 gram bruto. Pelaku adalah seorang laki-laki berkewarganegaraan Indonesia berinisial AP (30), penumpang pesawat Air Asia QZ 8163 rute Kuala Lumpur-Jakarta. Oleh pelaku, sabu-sabu tersebut disembunyikan di celana dalam yang dipakainya. 

Kasus ke empat tejadi pada Sabtu (9/11), di mana petugas menggagalkan upaya penyelundupan 3.276 gram bruto sabu-sabu dari seorang perempuan Warga Negara Austria yang berinisial SM (29), penumpang pesawat Etihat Airways EY 474 rute Abu Dhabi-Jakarta. Narkotika senilai Rp4,4 miliar tersebut disembunyikan pada dinding palsu dalam koper.

Kasus terakhir terjadi pada Rabu (13/11), di mana petugas berhasil menggagalkan penyelundupan 298 gram bruto sabu-sabu senilai Rp402 juta yang dilakukan oleh seorang pria berkewarganegaraan Cina Taiwan berinisial TK (39). Sama seperti kasus sebelumnya, sabu-sabu ini disembunyikan dalam celana dalam yang dipakai oleh pelaku yang juga menumpang pesawat Cathay Pasific CX-797 rute Hongkong-Jakarta.  

Total estimasi nilai barang yang berhasil disita petugas dari kelima penggagalan upaya penyelundupan tersebut mencapai Rp11.615.000.000 (sebelas miliar enam ratus lima belas juta rupiah). Sebagai tindak lanjut, barang bukti dan pelaku diserahkan kepada penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pengembangan lebih lanjut. (fg)