Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

KPPBC TMP Soetta Tegah 9.926 Gram Methamphetamine dari 4 Kasus Penyelundupan

Jakarta, 20/08/2013 MoF (Fiscal) News – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta berhasil mengamankan 4 kasus penyelundupan narkoba. Dari keempat kasus ini, total barang bukti adalah sejumlah 9.926 gram bruto kristal bening Methamphetamine dengan taksiran nilai sebesar Rp13,350 miliar.

Untuk kasus pertama  terjadi pada Jumat (26/7), di mana sebanyak 678 gram methamphetamine dibawa oleh seorang WNI dengan modus ditelan dalam empat paket kapsul. Kasus kedua masih berkaitan dengan kasus pertama, di mana merupakan hasil informasi dari pelaku kasus pertama. Pada Senin (29/7), petugas kembali menggagalkan penyelundupan 1.088 gram methamphetamine yang dikemas dalam 30 kapsul yang disembunyikan di dalam sepatu, oleh penumpang WNI asal penerbangan Bangkok.

Sedangkan kasus ketiga terjadi pada Selasa (6/8), di mana petugas mengamankan penumpang WN Vietnam yang berusaha menyelundupkan 2.000 gram methamphetamine dengan cara disembunyikan di dalam dinding travel bag yang dibawanya.

Kasus terakhir terjadi pada Minggu (11/8), di mana petugas mengamankan 3 orang WN Malaysia asal penerbangan dari Hongkong karena menyelundupkan 6.160 gram methamphetamine. Modus yang digunakan adalah menyembunyikan barang tersebut di dalam  sepatu yang dipakainya dan ditempelkan pada pahanya.

Metamphetamine (sabu-sabu) sesuai UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tanggal 12 Oktober 2009 merupakan kategori Narkotika Golongan I. Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp10 miliar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum Rp10 miliar ditambah 1/3.

Saat ini tersangka dan barang bukti untuk kasus pertama, kedua dan ketiga telah diserahkan kepada penyidik Badan Narkotika Nasional . Sedangkan untuk kasus keempat, tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk pengembangan lebih lanjut. Dengan adanya tangkapan ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah turut menyelamatkan 70.000 orang generasi muda penerus bangsa dari bahaya narkotika.