Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

KPPBC Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 9.976 Pil Ekstasi


 

Jakarta, 01/03/10 MoF (Fiscal) News - Upaya penyelundupan narkotika ke Indonesia seakan tak kenal istirahat. Hanya berselang satu hari pascapenindakan 668 gram heroin pada Kamis, (25/2) di Bandara Soekarno Hatta, petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Yogyakarta kembali menggagalkan upaya penyelundupan 9.976 pil yang diindikasikan kuat sebagai Amphetamine, alternatif pengganti ekstasi pada Jum’at (26 /2). 

Penemuan ribuan pil tersebut bermula ketika petugas KPPBC Yogyakarta melakukan pemeriksaan melalui X-ray scanner terhadap salah satu tas Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang menumpang pesawat dari Malaysia. Petugas pun mencurigai terdapat barang larangan/pembatasan di dalam tas tersebut.

Menurut Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tipe Madya Pabean Yogyakarta Handoko, saat melakukan pemeriksaan fisik terhadap tas yang diketahui milik Meixiu Zhou tersebut, petugas KPPBC Yogyakarta mendapati 9.976 butir pil dan 42 gram serbuk pil berwarna merah muda. “Pelaku menyembunyikan butiran pil di sela-sela travelbag dengan dibungkus kertas berwarna coklat,” kata Handoko saat menjelaskan kronologis penindakan.   

Guna memastikan jenis butiran pil yang dibawa pelaku, KPPBC Tipe Madya Pabean Yogyakarta meminta bantuan pemeriksaan laboratorium ke Balai Pengujian dan Identifikasi Barang (BPIB) Jakarta serta Laboratorium Forensik (Labfor) Markas Besar Kepolisian  Negara Republik Indonesia (Mabes POLRI) Cabang Semarang.  

Berdasarkan hasil pengujian, pil tersebut mengandung senyawa aktif Trifluoromethylphenylpiperazine (TFMPP), filler dan pewarna. “Pil tersebut dapat disalahgunakan sebagai alternatif pengganti ekstasi,” papar Handoko.(mus)