Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

KSSK Gelar Rapat Pertama Pasca Pengesahan UU PPKSK

Jakarta, 13/05/2016 Kemenkeu - Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Dana Simpanan (LPS) menggelar rapat pertama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Aula Djuanda 1, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (13/05). Rapat ini merupakan amanat dari Undang-Undang nomor 9 tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK).


Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro sebagai koordinator KSSK, menyampaikan beberapa hal penting yang dibahas dalam rapat ini. “Pertama adalah sekretariat FKSSK yang lama perlu segera membentuk organisasi yang baru beserta tata laksananya dari secretariat KSSK,” kata Menkeu saat konferensi pers. Sebelumnya, KSSK dikenal dengan FKSSK. Namun, sejak disahkannya UU tentang PPKSK, forum tersebut berganti nama sesuai amanat UU yaitu menjadi KSSK.


Selain itu disepakati pula rapat akan dilakukan setiap 3 bulan, kecuali dalam kebutuhan mendesak. KSSK juga menyetujui adanya sosialisasi UU PPKSK secara intensif dalam beberapa bulan ke depan. “Ini mengingat banyak bagian dari masy termasuk sektor keuangan yang belum paham isi PPKSK,” tambahnya. Kemudian, dalam waktu dekat akan dilakukan simulasi implementasi UU PPKSK dalam kondisi tertentu, untuk mengecek kemampuan dan relevansi UU PPKSK.


Menkeu menambahkan bahwa KSSK telah menunjukkan komitmen untuk selalu bekerja sama dan membuat forum-forum untuk memperkuat system keuangan. “KSSK harus kompak dan harus selalu menciptakan forum-forum yang bisa makin perkuat sistem keuangan dan bisa mendorong pengembangan sistem keuangan, termasuk pendalaman sektor keuangan,” tegas Menkeu. (as)