Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Lapangan Kerja Meningkat 12,31 Persen pada Semester I-2015

Jakarta, 20/10/2015 Kemenkeu - Sepanjang semester pertama tahun 2015, pemerintah berhasil meningkatkan jumlah lapangan kerja hingga 12,31 persen dibandingkan jumlah pada periode yang sama tahun 2014, atau bertambah sekitar 685 ribu orang.

“Ini merupakan sebagian hasil dari upaya untuk perubahan Indonesia menjadi lebih baik dan lebih sejahtera,’’ jelas Presiden Joko Widodo sebagaimana dilansir Bakohumas Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam keterangan resminya pada Selasa (20/10). Ia menambahkan, strategi untuk perubahan Indonesia tersebut ditempuh melalui tranformasi fundamental ekonomi yang bertumpu pada tiga aspek.

Lebih lanjut Presiden mengungkapkan, aspek pertama yaitu mengubah ekonomi berbasis konsumsi menjadi ekonomi berbasis produksi. Kedua, kebijakan realokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangunan infrastruktur dan subsidi yang lebih tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan.

Sebagian besar realokasi subsidi BBM tersebut, lanjutnya, digunakan untuk membiayai infrastruktur, seperti pembangunan tol laut dan jaringan kereta api baru di luar Pulau Jawa sebesar Rp21 triliun; distribusi Kartu Keluarga Sejahtera sebesar Rp9,3 triliun; Kartu Indonesia Sehat sebesar Rp2,7 triliun; Kartu Indonesia Pintar yang menjangkau 19,2 juta siswa sebesar Rp7,1 triliun; serta pembangunan 25 waduk baru dan irigasi untuk satu juta hektar sawah sebesar Rp33,3 triliun.

Sementara, aspek ketiga yaitu mendorong pembangunan yang lebih merata di luar Pulau Jawa. Hal itu terlihat dari percepatan pembangunan infrastruktur yang di beberapa tempat, seperti pembangunan jalan tol Trans Sumatera dan Papua.

Sebagai informasi, secara total, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada semester I-2015  mencapai Rp259,7 triliun. Dari jumlah tersebut,  44 persen di antaranya merupakan investasi di luar Pulau Jawa. Ini menunjukkan peningkatan hingga 25 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2014, yang realisasinya sebesar Rp222,8 triliun, di mana  hanya 41 persen  di antaranya yang diinvestasikan di luar Pulau Jawa.

Hal-hal tersebut dinilai mampu membuat lapangan kerja terus bertambah, ekonomi bergairah, dan Indonesia semakin produktif. Lebih lanjut mengenai capaian #1TahunKabinetKerja dapat dilihat pada halaman berikut(nv)