Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Lindungi Efek, Peraturan Pengendalian dan Perlindungan Efek Direvisi



Jakarta, 01/04/2011 MoF (Fiscal) News - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) merevisi peraturan Bapepam-LK mengenai pengendalian dan perlindungan efek yang disimpan oleh perusahaan efek. ''Peraturan mengatur mengenai Pembukuan pada Buku Pembantu Efek (BPE), pemisahan efek nasabah dan perlindungan efek nasabah,''jelas Kepala Bagian Pengawasan dan Lembaga Efek Bapepam LK Samsul Hidayat.

Samsul menjelaskan, Buku Pembantu Efek adalah catatan mengenai efek yang disimpan pada perusahaan efek atau dimiliki oleh perusahaan efek yang dibuat dalam bentuk pembukuan berpasangan yang menunjukkan posisi long, posisi short dan lokasi efek tersebut. ''Sisi kredit menunjukkan kepemilikan atas efek, sisi debet menunjukkan lokasi efek,'' ulasnya. Ringkasan dari Buku Pembantu Efek dilaporkan secara harian dalam laporan BPE yang merupakan bagian dari Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD),'' jelasnya.

Lebih Lanjut Samsul mengatakan, Ketentuan Pembukuan BPE meliputi kewajiban mencantumkan jumlah/nilai nominal efek yang dibutuhkan, kewajiban menunjukkan saldo masing-masing efek secara terpisah, kewajiban membukukan transaksi secara harian termasuk perubahan status kepemilikan efek dan kewajiban menilai Efek yang disimpan di Perusahaan Efek. ''Penilaian tersebut mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku,'' ungkapnya.

Dalam hal perlindungan efek nasabah, ditentukan beberapa hal, di mana perusahaan efek tidak dapat menggunakan efek nasabah kecuali disetujui nasabah yang bersangkutan dengan perjanjian pinjam-meminjam khusus yang terpisah dari perjanjian lainnya. ''Perusahaan Efek perlu menyimpan efek jaminan milik nasabah pada Sub Rekening Efek jaminan pada LPP,'' ujarnya. Selanjutnya, efek wajib memberikan akses investor area kepada nasabahnya. Terakhir, nasabah pemesanan efek pada saat Initial Public Offering (IPO) yang mendapatkan penjatahan efek wajib telah memiliki rekening efek. ''Nasabah pemesanan yang belum punya rekening efek (di Bank Kustodian mana pun) wajib dibukakan rekening efek, sehingga menjadi nasabah pemilik rekening (NPR),'' tukas Samsul.
(sgd)