Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Luky Alfirman Kembali Dilantik Sebagai Anggota DK LPS

Jakarta, 23/09/2020 Kemenkeu – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik empat Anggota Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Istana Negara, Jakarta (23/09). Satu diantaranya merangkap sebagai Ketua DK LPS, yakni Purbaya Yudhi Sadewa. Sementara itu, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman kembali dipercaya menjadi salah satu anggota.

Anggota lainnya yaitu Didik Madiyono dan Destry Damayanti. Mereka resmi menjabat untuk lima tahun ke depan sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 58/M Tahun 2020 tertanggal 20 September 2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner LPS.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia pada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan demi dharma bakti saya kepada negara," ucap seluruh Anggota DK LPS di hadapan Presiden Jokowi yang ditayangkan langsung kanal Sekretariat Presiden.

Selain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, tampak hadir dalam pengucapan sumpah jabatan antara lain perwakilan Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mensesneg Pratikno. Kemudian hadir juga Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Sebelumnya, Luky Alfirman resmi menjabat sebagai Anggota DK LPS Ex-Officio Kemenkeu menggantikan Robert Pakpahan yang memasuki masa pensiun per 2 Desember 2019. Mengawali karier di Kemenkeu sebagai pegawai Ditjen Pajak pada tahun 1995, Luky kemudian dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara pada tahun 2017. Empat Bulan Kemudian, ia mendapatkan tugas baru sebagai Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Purbaya Yudhi Sadewa sendiri menggantikan Halim Alamsyah yang habis masa jabatannya sebagai Ketua DK LPS. Sebelum dilantik, Purbaya menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi.(fir/hpy/nr)