Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI, Pemerintah Fokus Pada Empat Hal

Jakarta, 30/03/2016 Kemenkeu - Pemerintah telah mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI pada Selasa (29/3) kemarin. Dalam paket kebijakan XI ini, ada empat poin utama terkait deregulasi dan infrastruktur yang menjadi fokus utama pemerintah.

Keempat hal yang tercakup dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI tersebut yaitu pertama, terkait  Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE). Melalui KURBE, pemerintah akan menyediakan fasilitas pembiayaan ekspor yang lengkap dan terpadu untuk modal kerja dan investasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kedua, terkait Dana Investasi Real Estate (DIRE). Dalam hal ini, Pemerintah akan menerbitkan DIRE dengan biaya yang relatif rendah. Hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan efisiensi dalam penyediaan dana investasi jangka panjang, untuk menunjang percepatan pembangunan infrastruktur dan perumahan sesuai Program Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019.




 

Ketiga, pengendalian risiko untuk memperlancar arus barang di pelabuhan melalui Indonesia Single Risk Management (ISRM). Hal ini dilakukan untuk mempercepat pelayanan kegiatan impor/ekspor yang dapat memberikan kepastian usaha, efisiensi waktu dan biaya perizinan, serta menurunkan dwelling time, melalui peningkatan efektifitas pengawasan dengan integrasi pengelolaan risiko antara kementerian/lembaga terkait.

Keempat, terkait pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan. Dalam hal ini, pemerintah akan menjamin kesediaan farmasi dan alat kesehatan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan dalam rangka Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mendorong keterjangkauan harga obat di dalam negeri.

“Paket kebijakan ini diumumkan dalam rangka menindaklanjuti fokus utama pemerintah yang telah disampaikan oleh Presiden, yaitu berkaitan dengan deregulasi dan infrastruktur,” tegas Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/3) sebagaimana dikutip dari laman Setkab.

Dengan paket kebijakan ini, lanjutnya, pemerintah berharap dunia usaha kita dapat lebih kompetitif.  “Pemerintah akan lebih memberikan kemudahan (agar) para pelaku usahanya lebih lincah, lebih sehat, lebih efisien, dan harapannya paket ini benar-benar bermanfaat bagi UMKM dan dunia usaha,” jelasnya.(nv)