Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melakukan sosialisasi pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kampung Nelayan Bagan Deli, Medan Belawan, Medan (16/01)

Medan Jadi Kota Sasaran UMi Berikutnya

Medan, 17/01/2018 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri acara yang bertajuk ‘Dialog Menkeu dengan nasabah pembiayaan Kredit Ultra Mikro (UMi)’ di Kampung Nelayan Bagan Deli, Medan Belawan, Medan pada Selasa, (16/01).

Menkeu mengatakan bahwa program pembiayaan UMi menyasar usaha mikro yang berada pada lapisan terbawah dan belum terfasilitasi oleh perbankan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pembiayaan paling banyak Rp10 juta per nasabah. 

"Kita harapkan bisa membantu usaha kecil yang selama ini tidak mendapatkan akses dari perbankan karena skemanya di bawah 10 juta. Oleh karena itu, kita masuk melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Pegadaian melalui Bahana Ventura yang semuanya tujuannya adalah membantu melalui berbagai kegiatan baik koperasi maupun langsung kepada masyarakat," jelas Menkeu kepada awak media usai acara dialog dengan para pengguna UMi yang mayoritas adalah ibu-ibu istri nelayan.

Ada tiga hal yang membedakan pembiayaan UMi dengan program lain pembiayaan lainnya. 
Pertama, kemudahan dalam pemberian kredit untuk menjamin kecepatan pemberian pembiayaan. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana transaksi untuk mengawal ketepatan sasaran. Ketiga program pendampingan kepada para debitur untuk mengawal keberlangsungan usaha para debitur dalam menjalankan usahanya. 

"Jadi,  selama ini cukup banyak yang dilakukan oleh pendamping untuk bisa mendampingi para peminjam itu. Nanti kita lihat sejauh ini feedbacknya masih positif. Jadi, tentu masyarakat mendapatkan akses terhadap permodalan dan kinerja kegiatan mereka tetap juga berjalan lancar," ungkap Menkeu. (ip/ind/nr).