Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Mendag: IORA, Masa Depan Ekonomi Dunia

Jakarta, 06/03/2017 Kemenkeu - Pemerintah dan para pelaku usaha dari negara-negara di lingkar Samudera Hindia yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) akan bertemu pada IORA Summit yang diselenggarakan untuk pertama kalinya. IORA Summit akan berlangsung pada 5-7 Maret 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Dikutip dari situs Kementerian Perdagangan (Kemendag), IORA memiliki peran yang sangat strategis sebagai forum pendorong stabilitas kawasan dan IORA merupakan masa depan ekonomi di dunia. Demikian ditegaskan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita pada konferensi pers hari Jumat (3/3) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani.

"IORA adalah kekuatan geopolitik dan geoekonomi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kawasan ini adalah masa depan ekonomi dunia," ungkap Mendag Enggar.

Lebih lanjut, Mendag menyampaikan perdagangan intra regional IORA di tahun 2015 mencapai USD777 miliar atau naik 300% dibandingkan tahun 1994 yang sebesar USD 233 miliar. Selain itu, Samudera Hindia merupakan 70% jalur perdagangan dunia, termasuk jalur distribusi minyak dan gas. Bahkan lebih dari setengah kapal kontainer dan dua per tiga kapal tanker minyak dari seluruh dunia melewati kawasan ini.Tidak hanya itu, IORA mencakup kurang lebih 2,7 miliar penduduk (35% dunia). Namun, perannya baru 12% pangsa pasar dunia, 10% PDB global, dan 13% tujuan penanaman modal asing (PMA).

"Bagi Kemendag, IORA sangat strategis dan sejalan dengan strategi diversifikasi pasar tujuan ekspor. Hal ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden pada pembukaan Rakernas Perdagangan bulan lalu. Kemendag akan mengoptimalkan pertemuan ini untuk melakukan ekspansi atau pendalaman terhadap pasar pasar baru yang potensial," tegas Mendag.

Lebih lanjut, Mendag menegaskan bahwa menjadi tuan rumah IORA Summit untuk pertama kalinya menjadi suatu kebanggaan bagi Indonesia.

"Pertemuan tingkat puncak ini adalah inisiatif dalam keketuaan Indonesia dalam IORA periode 2015-2017. Ini membuktikan bahwa Indonesia menjalankan kepercayaan dari negara-negara di dunia untuk menggelar ajang penting dan memberikan kontribusi bagi kerja sama ekonomi negara-negara di kawasan ini," kata Mendag. (nr/rsa)