Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: 2016, Berpotensi Lebih Baik

Jakarta, 30/12/2015 Kemenkeu – Dengan melihat kepada situasi kepastian global di penghujung tahun ini, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro meyakini bahwa ekonomi 2016 berpotensi lebih baik dari 2015. “Kita sudah tahu halangan di sisi global. Kalau dari sisi domestik, kita harus bisa merespon apa yang terjadi di luar,” katanya di Jakarta, Minggu (27/12).


Menurut Menkeu, saat ini, kondisi global ini dipengaruhi oleh pengumuman kenaikan tingkat suku bunga The Fed, perubahan pola ekonomi Tiongkok dari basis investasi ke konsumsi, serta harga komoditas yang tetap rendah. Oleh karena itu, Indonesia harus siap memberikan respon terhadap kondisi tersebut.


“Responnya, pertama, ekspor ke Tiongkok harus banyak didorong produk akhir atau consumption goods, bukan lagi bahan mentah. Kemudian, kita jangan lagi mengandalkan komoditas. Kita harus cari sumber pertumbuhan yang berasal dari manufaktur,” jelas Menkeu. Selain itu, ekonomi domestik sendiri harus bisa digenjot, salah satunya dari belanja infrastruktur yang lebih baik lagi. “Karena infrastruktu bisa jadi sumber pertumbuhan,” tambah Menkeu.


Oleh karena itu, Menkeu juga mengatakan bahwa tahun depan, pemerintah akan melihat dari pola-pola ekonomi tahun ini. “Jadi pola tahun ini kita perbaiki tahun depan, dan itu kita harapkan bisa perbaiki ekonomi tahun depan,” tegasnya. (as)