Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Abadikan Nama Marie Muhammad Di Gedung Utama DJP

Jakarta, 19/01/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menetapkan nama gedung utama kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi Gedung Mar'ie Muhammad di kantor pusat DJP pada Kamis (19/01). Pemberian nama Mar'ie Muhammad ini adalah sebagai wujud simbolis untuk mengenang nilai-nilai dari mantan Menkeu Mar'ie Muhammad, yaitu keteladanan atas kejujuran, integritas, komitmen, serta loyalitas terhadap pencapaian tujuan negara dan membangun Indonesia yang bersih.

Dalam pidatonya Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga Mar'ie Muhammad atas pengabdiannya kepada negeri dan inspirasi yang diberikan kepada seluruh jajaran di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Tentu buat saya pribadi itu adalah sebuah contoh nyata. Itu adalah sesuatu teladan yang sangat-sangat nyata. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kalau kita memang berkeinginan bersungguh-sungguh dan betul-betul ingin menjaganya. Kejujuran. Dan itu adalah inspirasi yang betul-betul memberikan kepada saya keyakinan bahwa kita mampu untuk membangun institusi seperti itu,'' jelas Menkeu dalam pidatonya.

Lebih lanjut, dalam pidatonya Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan agar seluruh jajaran di Kemenkeu untuk meneladani Mar'ie Muhammad. "Saya ingin dalam hari ini, di dalam mengabadikan nama Pak Mar'ie Muhammad di Gedung pajak, juga tentu berharap bahwa seluruh jajaran di Kementerian Keuangan, di Direktorat Jenderal Pajak, dengan melihat nama beliau ada dalam gedung ini tetap bisa mengingatkan kita setiap hari untuk bisa menjalankan tugas fungsi kita, namun tanpa kita mengorbankan atau menjualbelikan integrity dan kejujuran, komitmen dan loyalitas terhadap tujuan negara kita. Itu adalah suatu bentuk kesetiaan yang harganya tidak terhingga, tiada harganya," pungkas Menkeu.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto menyatakan bahwa Marie Muhammad telah memberikan inspirasi dan teladan bagi seluruh pegawai Kemenkeu. "Keteladanan beliau adalah sesuatu yang penting untuk kita wujudkan. Apabila seseorang tidak amanah dengan uang maka dia tidak akan amanah dalam hal yang lain, itu adalah kalimat yang sering diucapkan oleh beliau," jelas Hadiyanto.

Istri Mar'ie Muhammad, Ayu Resmayati yang juga hadir dalam kegiatan ini menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas apresiasi tersebut. "Saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillahirabbil Allaamiin, terima kasih pada semua yang hadir, terutama pada Ibu Sri Mulyani yang telah memberikan penghargaan yang luar biasa ini. Semoga semua di balas Allah SWT," jelas Ayu.

Sebagai informasi Mar'ie Muhammad pernah menjabat sebagai Menkeu pada periode 1993-1998, beliau dikenal sebagai seorang pejabat yang bersih, sederhana, dan seorang pendobrak. Di saat semua orang menganggap ketiadaan integritas sebagai suatu hal yang biasa, Mar'ie Muhammad tetap berdiri tegak, sehingga ia mendapat julukan Mr. Clean. (fir/rsa)