Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpesan kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini disampaikannya pada Seminar Bijak Bermedsos di gedung Dhanapala pada Selasa (23/10).

Menkeu Ajak Seluruh Pegawai Untuk Bijak Bermedia Sosial

Jakarta, 23/10/2018 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpesan kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini disampaikannya pada Seminar Bijak Bermedsos di gedung Dhanapala pada Selasa (23/10). 

"Anda semua adalah represent (wakil) our community of Ministry of Finance yang berhubungan dengan kepercayaan rakyat, jangan ciderai itu. Maka bermedia sosial-lah yang menggambarkan mengenai the true value of our community, community yang suka pada transparansi, community yang punya ikatan pada integritas dan profesionalitas, community yang punya attitude, senang sekali untuk accountable, community yang credible, dipercaya semua pihak," pesannya.

Menurut Menkeu, Kemenkeu sebagai institusi Pengelola Keuangan Negara, harus menjaga citra sebagai pengelola keuangan yang bertanggungjawab, profesional, penuh integritas, berdedikasi dan memiliki loyalitas terhadap Republik Indonesia. Oleh karena, itu ia ingin agar seluruh pegawai Kemenkeu dapat menjelaskan pada ranah media sosial mereka dengan berbagai tugas yang diembannya kepada masyarakat luas.

"Kementerian Keuangan sebagai institusi pengelola keuangan negara, memiliki reputasi, image di masyarakat bahwa kita melakukan tugas yang penting. Tugas itu dilakukan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggungjawab. Tugas itu dilakukan oleh Anda semua secara profesional, penuh integritas, dedikasi, loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indoneia dan Anda bangga dan bisa menjelaskan kepada masyarakat," jelasnya.

Menkeu menambahkan bahwa teknologi dan media sosial dapat membantu Kemenkeu mengkomunikasikan transparansi dan mendekatkan pada cita-cita menjadi pemerintahan yang memiliki keterbukaan dan tata kelola yang baik.

"Sebagai suatu institusi publik kita gunakan teknologi dan social media untuk alat transparansi. Jadi, teknologi dan social media membantu kita mewujudkan cita-cita menjadi open government dan good governance. Pemerintahan yang terbuka, transparan dan (memiliki) tata kelola yang baik. Elemennya adalah integritas, amanah, tidak mencederai, objektif dan profesional," paparnya. (nr/rsa)