Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Ajak UMKM Ikut Tax Amnesty

Jakarta, 12/07/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menegaskan, semua wajib pajak pada dasarnya memiliki hak yang sama untuk mengikuti Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). Tidak hanya Wajib Pajak besar, Wajib Pajak kecil seperti pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pun berhak dan dianjurkan untuk mengikuti program ini.

Menkeu menjelaskan, kompleksitas administrasi perpajakan memungkinkan adanya kesalahan Wajib Pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakannya. Hal tersebut tidak hanya dialami oleh Wajib Pajak besar saja, tetapi juga oleh Wajib Pajak kecil.

“Jangan sangka hanya terjadi pada pembayar pajak besar, banyak Wajib Pajak kecil yang administrasi pajaknya masih berantakan, tidak ada maksud jahat dari mereka, tetapi karena memang kompleksitas dari permasalahan administrasinya membuat mereka jadi berantakan pajaknya,” jelasnya dalam konferensi pers terkait APBN-P 2016 dan Tax Amnesty pada Rabu (29/06) di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta.

Oleh karena itu, ia mengajak wajib pajak kecil, termasuk pelaku UMKM untuk memanfaatkan program tax amnesty. Setelah melaporkan aset dan pendapatannya secara benar, pelaku UMKM dapat menjalankan usahanya dengan lebih tenang, tidak perlu dirisaukan oleh pemeriksaan pajak.

“Bagi pengusaha UMKM seperti ini, ikut Tax Amnesty, declare harta yang belum pernah dilaporkan, dengan itu ke depan mereka bisa berbisnis dengan tenang, mau ekspansi juga tenang, karena semua hartanya, semua income-nya sudah ter-record secara jelas di dalam data perpajakan,” urainya. (nv)