Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: APBN 2013 Banyak Tantangan

Jakarta, 25/06/2014 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan M. Chatib Basri menyampaikan Keterangan Pemerintah Mengenai Pokok-Pokok Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2013. Keterangan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Selasa (24/6).

Pada intinya, RUU tersebut memuat Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun anggaran 2013 yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Seperti diketahui, BPK kembali memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap LKPP tahun 2013, atau sama dengan opini yang diberikan oleh BPK atas LKPP tahun 2012.

Beberapa pokok permasalahan yang menyebabkan masih adanya pengecualian tersebut antara lain terkait  masih adanya piutang over lifting minyak dan gas bumi (migas), piutang penjualan migas, aset eks-BPPN, dan dana belanja pensiun.

Dengan masih diraihnya opini WDP atas LKPP 2013 tersebut, Menkeu menjelaskan bahwa pemerintah dihadapkan pada beberapa persoalan dalam pelaksanaan APBN tahun anggaran 2013, yang berakibat pada pencapaian target anggaran yang telah ditetapkan. Pemerintah mengakui bahwa dalam tahun anggaran 2013, perekonomian nasional dihadapkan pada sejumlah tantangan yang cukup berat, baik dari sisi eksternal maupun internal.

Di sisi eksternal, perlambatan pertumbuhan ekonomi global berdampak pada kinerja perekonomian  nasional “Di sisi eksternal, perekonomian nasional dihadapkan pada perlambatan kinerja dari perekonomian global,” jelas Menkeu. Hal tersebut antara lain disebabkan adanya kecenderungan penurunan harga komoditas internasional serta gejolak di pasar keuangan akibat isu tapering off (pengurangan stimulus fiskal) Amerika Serikat.

Sementara itu, di sisi internal, kinerja perekonomian nasional terpengaruh oleh adanya tekanan pada neraca transaksi berjalan. “Kondisi neraca transaksi berjalan mengalami tekanan cukup signifikan akibat kurang kondusifnya kondisi eksternal tersebut,” kata Menkeu.

Tantangan-tantangan tersebut pada akhirnya menyebabkan tidak tercapainya target-target dalam APBN 2013 secara maksimal. “Dinamika ini tentu saja berdampak pada (tidak) tercapainya target anggaran dalam APBN 2013,” pungkasnya.(nv)