Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Apresiasi WP yang Menggunakan Amnesti Pajak Hingga Tahap Akhir

Jakarta, 03/04/2017 Kemenkeu - Kesempatan mengikuti program Amnesti Pajak secara resmi berakhir pada Jumat (31/03) setelah dibuka selama sembilan bulan sejak 1 Juli 2016. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati apresiasi para peserta Amnesti Pajak yang telah menggunakan hak mereka dan memperbaiki catatan perpajakan masa lalu melalui program ini. Menkeu menghimbau seluruh peserta Amnesti Pajak untuk menjadi Wajib Pajak (WP) yang patuh dan melaksanakan seluruh kewajiban perpajakan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku.

“Malam ini sangat spesial karena hari terakhir melayani seluruh Wajib Pajak yang ingin memanfaatkan Tax Amnesty. Undang-Undang Tax Amnesty berlangsung sembilan bulan. Hari ini adalah hari terakhir. Tentu kita harapkan nanti sampai tengah malam para Wajib Pajak yang masih akan mengikuti bisa dilayani dengan baik dan memulai tradisi kepatuhan membayar dan menginformasikan harta”,  kata Menkeu dalam konferensi pers menjelang berakhirnya program Amnesti Pajak di  Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) (31/03).

Harta yang telah diungkapkan Wajib Pajak melalui program Amnesti Pajak telah memperluas basis perpajakan secara cukup signifikan yang diharapkan akan menjadi sumber penerimaan pajak secara berkelanjutan di masa depan. Selain itu, dana yang masuk ke Indonesia dari hasil repatriasi aset luar negeri telah menambah likuiditas sistem keuangan dalam negeri dan diharapkan dapat digunakan untuk aktivitas ekonomi yang produktif.

Walaupun program Amnesti Pajak telah berakhir tetapi perjalanan reformasi perpajakan terus berlanjut untuk menciptakan sistem perpajakan yang efektif, efisien, transparan dan berkeadilan yang mendukung perekonomian Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, reformasi akan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan lima bidang yang menjadi pilar reformasi perpajakan, yaitu peraturan perundang-undangan, organisasi, sumber daya manusia, proses bisnis serta sistem informasi dan basis data. (ip/nr)