Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Berharap Penurunan BI Rate Bisa Gerakkan Sektor Riil

Jakarta, 21/03/2016 Kemenkeu - Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis poin (bps), dari 7 persen menjadi 6,75 persen. Hal ini diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Kamis (17/03). Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro berharap dengan penuruan BI rate ini, tingkat bunga pinjaman akan ikut turun, sehingga dapat mendorong pergerakan pada sektor riil.


“Mudah-mudahan tingkat bunga pinjaman ikut menurun sehingga sektor riil juga bergerak ya investasi swasta jalan,” jelas Menkeu di Gedung DPR, RI pada Kamis Sore (17/03). Ia menilai, kebijakan yang diambil BI ini salah satunya melihat dari kebijakan yang dikeluarkan Bank Sentral AS, The Federal Reserve.


“Karena memang ada ruang untuk melakukan itu, dan kemarin kan The Fed sifatnya 'dovish' ya, artinya tidak akan menaikkan dalam waktu dekat. Jadi masih ada ruang,” katanya. Menurutnya, dengan kondisi perekonomian global yang dinamis, setiap kebijakan yang diambil tidak terlepas dari kondisi yang dapat berubah setiap saat. (as)