Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Berikan Arahan Pada Pemeriksa dan Penyidik Pajak

Jakarta, 08/03/2016 Kemenkeu - Tahun 2016 menjadi tahun penegakan hukum yang merupakan bagian integral dari upaya pemerintah meningkatkan kepatuhan wajib pajak, agar penerimaan pajak dapat optimal. Hari ini, Selasa (08/03), Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro memberikan pengarahan kepada para fungsional pemeriksa dan penyidik pajak.

Fokus utama yang menjadi salah satu pesan Menkeu adalah pemeriksaan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP), dimana tahun lalu, hanya menyumbang Rp9 triliun. "Dari total Rp1.200-an triliun kita itu, PPh Orang Pribadi hanya Rp9 triliun. Padahal kalau di negara maju, sumber penerimaan terbesar adalah dari orang pribadi, di atas PPh badan," jelas Menkeu saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta.

Oleh karena itu, Menkeu berharap ini dapat menjadi cara dalam perbaikan penerimaan pajak. "Fungsi pemeriksa menjadi penting karena mereka bisa lakukan pemeriksaan pada WP OP yang tidak sesuai," tegas Menkeu. DJP sendiri telah dan terus menjalin kerja sama dengan institusi penegak hukum lain untuk menyukseskan upaya ini.

Sebagai informasi, acara pengarahan Direktur Jenderal Pajak ini akan berlangsung tiga hari hingga 11 Maret 2016. Total peserta yang terlibat adalah 4.551 orang yang terbagi ke dalam tiga tahap acara.(as)