Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Dampak Kenaikan BBM Hanya Sementara

Jakarta, 25/6/2013 MoF (Fiscal) News – Menteri Keuangan M. Chatib Basri memproyeksikan, dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terhadap konsumsi masyarakat hanya akan berlangsung sementara. Penurunan konsumsi tersebut tidak akan berlangsung hingga tahun depan. Pasalnya, pemerintah telah menyiapkan paket kompensasi kenaikan harga BBM yang dapat meredam dampaknya.

"Konsumsi BBM yang terjadi saat ini dipastikan sudah hilang tahun depan karena berdampak 3-4 bulan saja tahun ini," ujar Chatib di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (24/6). Menkeu mengatakan, pada tahun depan, kontribusi konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi juga diperkirakan dapat mencapai 5 persen.

Masih kuatnya konsumsi masyarakat tersebut membuat pemerintah lebih optimis dalam menetapkan target inflasi rendah dalam APBN 2014. "Kami berani mentargetkan inflasi 2014 sebesar 3,5-4,5%," tuturnya. Salah satu pendorong tingginya konsumsi tahun depan adalah gelaran pesta demokrasi di Indonesia tahun depan. Kampanye yang dilakukan, berdampak positif dalam mendorong konsumsi.

"Saya kira satu private konsumsinya bisa lebih tinggi karena itu tahun pemilu ada pemilu DPR dan pemilu presiden, disamping itu pilkada masih berjalan, kemudian inflasinya relatif rendah di 3,5%-4,5%. Berarti daya belinya bisa dijaga sehingga konsumsi masih bisa lebih tinggi," tutupnya. (rja)