Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Data Panama Papers Akan Kami Pelajari

Jakarta, 05/04/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan bahwa data yang ada dalam Panama Papers akan menjadi tambahan, yang dapat memperkaya data keuangan orang Indonesia yang ada di luar negeri. Menurut Menkeu, pihaknya telah memiliki sumber intelijen sendiri dengan sumber data valid terkait rekening WNI yang ada di luar negeri.
“Data sementara yang kami miliki tentang rekening orang Indonesia di luar negeri asalnya bukan Panama Papers. Jadi kami punya sumber intelijen sendiri, sumber data sendiri yang valid,” tegas Menkeu dalam seminar RUU Tax Amnesty dan Manfaatnya Bagi Bangsa, di Jakarta pada Selasa (05/04).
Saat ini, data yang ada sendiri, menurut Menkeu, memang masih memiliki keterbatasan yaitu terbatas pada beberapa negara dan beberapa bank. “Data panama papers itu akan kami pelajari dan pakai untuk reconfirm atas apa yang kita punya atau complement, karena data yang kita punya belum semua data,” tambah Menkeu.
Menkeu menegaskan bahwa dari data yang ada saat ini sudah dapat diketahui pola penghindaran pajak yang ada, yaitu dengan membuat “perusahaan kertas” di beberapa “Surga Pajak”. “Yang pasti, dari data yang kita miliki, polanya adalah banyak orang Indonesia yang membuat Paper Company di beberapa Tax Haven,” tegasnya.(as)