Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Defisit Anggaran Indonesia Salah Satu yang Terkecil di Dunia

Jakarta, 11/07/2016 Kemenkeu - Target defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 telah ditetapkan sebesar 2,35 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, defisit anggaran Indonesia saat ini termasuk yang terkecil di dunia.

“Indonesia punya defisit budget termasuk yang terkecil di dunia,” tegasnya dalam konferensi pers terkait APBN-P 2016 dan Tax Amnesty pada Rabu (29/06) di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta. Ia mencontohkan, defisit anggaran India saat ini berada di kisaran 7 persen dari PDB-nya. Sementara itu, negara tetangga Malaysia, defisit anggarannya juga di atas 3 persen dari PDB.

Namun demikian, bukan berarti Indonesia perlu menaikkan batas maksimal defisit anggarannya. “Itu soal pilihan, karena kalau kita punya defisit budget yang besar, kita harus menutup itu dengan utang, artinya kita harus punya akses ke market untuk utang itu tanpa gangguan. Bayangkan kalau market kita belum stabil tahu-tahu kita butuh utang, akhirnya kita terpaksa dapat utang dengan cost yang tinggi, dan itu tidak kita inginkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Menkeu mengungkapkan, defisit anggaran yang di bawah 3 persen tersebut justru menjadi salah satu kelebihan Indonesia. “Menurut saya, dengan undang-undang yang sekarang (mengamanatkan defisit anggaran) 3 persen (dari PDB) itu sudah cukup bagus, dan justru itu jualan kita, bagaimana kita mengelola fiskal dengan prudent,” tambahnya. (nv)