Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Ekonomi Indonesia Lebih Stabil

Jakarta, 26/07/2013 MoF (Fiscal) News – Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri menyatakan bahwa masuknya sejumlah investor asing ke dalam negeri merupakan pertanda bahwa kondisi perekonomian Indonesia relatif stabil. “Investor asing sudah mulai masuk lagi ke dalam negeri, saya juga lihat gejalanya. Pak Gubernur (Bank Indonesia) bilang, eksportir juga sudah mulai memasok dolarnya, di pasar valuta asing juga mulai menjual dolarnya, ini menunjukkan kita lebih stabil sekarang,” kata Menkeu.

Ia menambahkan bahwa kondisi perekonomian yang mulai stabil juga ditunjukkan dengan penurunan imbal hasil (yield) surat utang Indonesia dari 8,3 persen menjadi 7,8 persen. Menkeu juga menilai pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 6 persen masih berada dalam posisi teratas di Asia setelah China dengan pertumbuhan ekonominya yang sebesar 7,7 persen.

Menkeu meyakini inflasi akan turun pada September 2013 mendatang, dengan upaya penurunan inflasi yang disumbang dari bahan pokok yang harga dan kebutuhannya cepat berubah (volatile food). "September nanti inflasi relatif kecil, bahkan setelah itu kita harapkan ada deflasi," katanya. Dengan demikian, imbal hasil akan mengalami penurunan meskipun masih ada tekanan pasar global. "Kalau pasar domestiknya stabil, pasti yield menurun lagi, tapi masih akan ada tekanan kalau dilihat secara global," katanya.(nic)