Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Emerging Market Sumber Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Jakarta, 23/07/2013 MoF (Fiscal) News - Menurut Menteri Keuangan M. Chatib Basri, sumber pertumbuhan ekonomi global saat ini berasal dari emerging market. "Tidak ada negara di dunia yang saat ini dapat tumbuh sebesar enam persen selain emerging market. Jadi kalau Asianya melemah pasti globalnya juga akan menurun. karena itu perlu adanya koordinasi yang kuat dan dibicarakan bersama di sini (antar negara di forum G20)," ucapnya.  

Pernyataan Menkeu tersebut menyusul imbauan negara-negara yang tergabung dalam G-20 terhadap wacana pengetatan quantitative easing (QE) oleh Ketua Bank Sentral Amerika Serikat, Ben Bernanke. Menkeu mengatakan, pengetatan quantitative easing yang dilakukan di  AS sedikit banyak akan berpengaruh terhadap likuiditas. "Dalam pertemuan negara G-20 di Moskow, sebuah statement dari sebuah negara dapat membuat seluruh negara termasuk emerging market bergejolak. Padahal action-nya (Pengetatan QE) belum dilakukan. AS adalah sebuah negara yang berkontribusi besar terhadap ekonomi global, kalau ada kebijakan QE maka emerging market kena, mata uangnya jatuh. Yang paling terkena dampak yang paling dalam itu adalah Rupe (mata uang India). Jadi Indonesia juga terkena imbasnya, kita lihat rupiah sudah Rp10 ribu," jelasnya. 

Menurut Menkeu, perlu dipersiapkan langkah langkah-langkah untuk mengantisipasi jika pengetatan QE nantinya akan diberlakukan. "Bisa dibayangkan jika QE diperketat hingga pertengahan tahun depan, maka likuiditasnya juga menjadi diperketat. Dan efeknya adalah arus modal yang mengalir ke emerging market akan terkena dampaknya tidak hanya dalam portofolio, tapi juga kepada Foreign Direct Investment," katanya.(ak)