Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Hadiri Pertemuan Pertama AIIB

Jakarta, 18/01/2016 Kemenkeu - 57 negara anggota Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) hadir dalam pertemuan perdana AIIB di Beijing, RRT pada 16-17 Januari 2016. Dari total tersebut, 30 negara telah menyelesaikan proses ratifikasinya dengan modal awal yang sudah terkumpul sebesar 74 persen. Sementara itu, 27 negara lainnya masih dalam proses penyelesaian ratifikasi Articles of Agreement (AoA) of the Establishment of the AIIB, dan hadir dalam pertemuan tersebut sebagai observer.


Dari Indonesia, yang bertindak sebagai gubernur adalah Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro. Dalam acara ini, Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bertindak selaku pemimpin pertemuan dan Menteri Keuangan Indonesia serta State Secretary Kementerian Keuangan Jerman, bertindak selaku Vice Chairmen dari Regional dan Non-Regional members. Pertemuan mengagendakan  pembukaan AIIB secara resmi, penetapan 11 resolusi Bank dan pemilihan para Direktur AIIB.


Para Gubernur memilih dan menetapkan Jin Liqun sebagai Presiden pertama AIIB dan juga Dewan Direktur. Konstituensi Indonesia di AIIB terdiri dari Kamboja, Laos, Myanmar, dan Sri Lanka. Dalam pemilihan Direktur Konstituensi tersebut, Staf Ahli Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional Andin Hadiyanto, terpilih menjadi salah satu Direktur AIIB. Para Direktur tersebut akan bertugas dalam mengawasi kinerja manajeman dan juga membawa suara kepentingan para stakeholders.


Sebagai informasi, Indonesia sendiri adalah pemegang saham terbesar ke delapan dengan setoran modal USD672 juta, yang akan dibayar dalam 5 tahun. Dengan kontribusi tersebut, Indonesia memiliki 3,36 persen dari seluruh modal AIIB. (as)