Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Harap Pengesahan RAPBN-P Berjalan Lancar

Jakarta, 18/06/2013 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri berharap sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang beragendakan penyampaian tanggapan akhir fraksi dan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 berlangsung lancar dan sesuai harapan. Hal ini ia sampaikan pada Senin (17/6) di kantornya.

Menurut Menkeu, dalam perubahan APBN tersebut, peningkatan anggaran perlindungan sosial akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak kebijakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan segera diterapkan. "Sekarang saya tak punya harapan, tapi saya punya posisi. Posisinya adalah bahwa alokasi dari subsidi BBM yang salah sasaran itu harus berubah kepada yang miskin, itu saja," jelas Menkeu.

Ia menambahkan, sejauh ini pembahasan RAPBN-P yang telah dilakukan berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa fraksi yang menyatakan keberatan atas kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah. Salah satu bentuk kompensasi kenaikan BBM yaitu Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), misalnya, ada beberapa fraksi yang menyatakan keberatannya, meskipun mayoritas menyatakan setuju. "Nah ini di dalam Banggar (Badan Anggaran) sudah disepakati raskinnya (beras miskin), kemudian PKH (program keluarga harapan), BLSM empat bulan. Saya kira untuk BLSM itu kalau tidak salah lima fraksi atau enam fraksi sepakat. Kalau kenaikan BBM enam fraksi sepakat. Jadi, mestinya sih kalau lihat dari keputusan Banggar insya Allah sesuai dengan harapan," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku meyerahkan keputusan sepenuhnya kepada DPR. Yang pasti, perubahan anggaran dan upaya-upaya memitigasi krisis yang dilakukan pemerintah demi menjaga fundamental perekonomian Indonesia di tengah krisis ekonomi global yang saat ini masih belum pulih. "Kami lihat nanti, saya tak mau mendahului. Kami lihat hasil sidang paripurna," ungkapnya.(rja)