Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Investasi Harus Tumbuh 8% di 2018

Jakarta, 17/03/2017 Kemenkeu  - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi dalam range 5,4%-6,1% pada 2018, ada sejumlah langkah yang harus dipenuhi, diantaranya bagaimana perkembangan tahun 2017 sampai dengan semester I ini dan juga bagaimana pertumbuhan investasinya.


“Presiden sangat menekankan, skenario apapun semuanya membutuhkan investasi lebih besar. Jadi, growth dari investasi yang harus di atas 8% yang sekarang ini hanya 6%,” kata Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/03) petang.


Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, untuk bisa mencapai 8%, menurut Menkeu, tidak mungkin hanya memompa dari defisit APBN saja. Yang paling penting adalah dari swasta. Dari swasta termasuk kontribusi dari kredit perbankan, capital market dan dari sisi BUMN.


Mengenai pertumbuhan ekonomi 2017 sendiri, Menkeu mengatakan, kemungkinan bisa lebih tinggi dari asumsi 5,1% mungkin bisa naik jadi 5,2% atau bahkan ada yang optimistis jadi 5,3%.


Beban asumsi makro dari sisi APBN, jika harga minyak naik dan  kurs meningkat, maka penerimaan dari sumber daya alam yang lebih tinggi. Namun, pada saat yang sama bila subsidi tidak disesuaikan, maka subsidi akan naik terutama untuk LPG, BBM dan solar.


“Kenaikan-kenaikan itu saling menghilangkan, sehingga bagaimana kita bisa mengelola APBN tetap tidak terlalu berbeda jauh namun momentum program pemerintah dan pergerakan ekonomi tidak terganggu,” pungkasnya. (nr/rsa)