Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Kagum Generasi Muda Semangat Mengenal APBN

Jakarta, 22/10/2021 Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kekagumannya kepada pelajar baik di tingkat Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, maupun mahasiswa yang memiliki semangat dan keinginan untuk tahu serta mengenal instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini disampaikan saat membuka Final Lomba Olimpiade APBN 2021, Jumat (22/10).

“Keuangan negara adalah keuangan yang dari rakyat untuk rakyat. Jadi kalau Anda sekarang menjadi finalis dari lebih dari 2.000 peserta, ini menggambarkan anak-anak Indonesia memiliki suatu semangat yang luar biasa sehat,” ungkap Menkeu.

Kementerian Keuangan mengundang pelajar SMA/MA/SMK/Sederajat atau program paket C yang ada di Indonesia untuk mengikuti Olimpiade APBN untuk mengasah kemampuan dalam bidang pengelolaan keuangan negara. Empat finalis yang berhasil yaitu MAN Insan Cendekia Batam, SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Pontianak, dan SMKS Sidratul Muntaha Yapis Wamena.

“Saya bahagia adalah mereka semuanya ini berasal dari SMA, SMK, atau MA yang berasal dari berbagai pelosok di Republik Indonesia. Jadi mematahkan dominasi yang selama ini selalu persepsi sekolah di Pulau Jawa yang unggul. Artinya anak-anak darimanapun Anda berada, Anda ternyata juga memiliki akses informasi yang sama,” tandas Menkeu.

Menkeu mengharapkan para pelajar ikut berkontribusi secara aktif menyampaikan ilmu pengelolaan APBN yang mereka pelajari ke ruang publik. Baik terkait sisi penerimaan yaitu pajak, bea cukai, dan pendapatan negara bukan pajak, sisi belanja dengan menjelaskan pemanfaatannya di berbagai bidang, maupun sisi pembiayaan. Dengan demikian, banyak generasi muda yang memahami pengelolaan keuangan negara lebih detail.

“Kalian menjadi generasi penerus yang tentu harus lebih baik dari generasi yang sekarang. Sehingga Indonesia menjadi negara yang juga makin baik karena berisi dan diurus oleh orang-orang yang makin baik seperti kalian,” tutup Menkeu. (dj/mr/hpy)