Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Kebijakan Moneter dan Fiskal Ketat Sudah Tepat

Jakarta, 25/03/2014 MoF (Fiscal) News - Pemerintah menilai, kebijakan fiskal dan moneter ketat hingga saat ini masih mampu menjaga perekonomian Indonesia dari tekanan global, meski pemerintah tetap terus memantau perkembangan rencana Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed.

Sebelumnya, Gubenur The Fed Janet Yellen memberikan sinyal bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setelah tapering off selesai. Menanggapi hal tersebut, Menkeu mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi rencana Bank Sentral AS itu. "The Fed juga baru akan menaikkan (interest rate) pada kuartal I-2015, kalau unemployment-nya bisa di sekitar 6,5 persen. Jadi nanti kita tunggu," ungkap Menkeu pada Senin (24/3).

Pemerintah, lanjutnya, masih akan menunggu perkembangan ekonomi global dan domestik sebelum mengambil kebijakan untuk merespons rencana The Fed. Menurut Menkeu, kebijakan yang diambil pemerintah dan Bank Indonesia (BI) saat ini sudah berada pada jalurnya, yaitu dengan melakukan pengetatan moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas perekonomian. "Karena awalnya Bank Indonesia sudah menaikkan interest rate. Fiskal kita sudah ketat, jadi sudah antisipasi," tuturnya.

Di sisi lain, perekonomian Indonesia masih akan menghadapi tantangan fiskal dan moneter yang sulit, salah satunya likuiditas yang ketat. "Periode easy money dimana aliran modal mudah masuk ke Indonesia sudah berakhir tahun 2012 lalu," tuturnya.(ans)