Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Kembali ke Indonesia adalah Keputusan yang Tepat

Jakarta, 03/07/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berbagi cerita mengenai momen-momen yang membanggakan baik bagi dirinya secara pribadi maupun bagi bangsa Indonesia ketika menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian acara Konvensi Indonesia Diaspora 2017 di Main Hall The Kasablanka, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (01/07). Di acara yang bertema "State of The World 2017: Opportunities and Risks for Indonesia” ini, Menkeu menyatakan momen terbaik bagi dirinya adalah ketika memutuskan kembali ke Indonesia. 

"Saya rasa the proudest moment saya kembali bulan Juli dan Juli ini nanti tepat 12 bulan. Saya ingin selalu mengatakan apakah keputusan saya kembali ke Indonesia adalah keputusan yang tepat. Setiap hari saya bekerja, saya yakin bahwa keputusan itu adalah yang tepat dan terbaik,” ungkapnya.

Menurut Menkeu, setiap hari seluruh elemen masyarakat Indonesia berjuang untuk membangun fondasi yang disebut tata kelola yang baik, yang sekarang sudah tertanam di hampir semua pikiran dan hati dari rakyat Indonesia yang ingin melihat Indonesia menjadi baik. "Kita bisa dengan uang pajak 1.750 triliun, kita bisa belanjakan 400 triliun untuk pendidikan anak-anak diseluruh Indonesia, kita bisa belanja 300 triliun lebih untuk infrastrukur, kita bisa membantu rakyat miskin tadi tidak hanya diberikan ikannya tapi juga kailnya. Hal-hal seperti itu membuat kita merasa yakin bahwa kita membangun fondasi negara ini secara benar," paparnya.

Menkeu menambahkan bahwa negara ini pemilik sahamnya adalah seluruh rakyat Indonesia. Sama seperti perusahaan menjadi baik atau tidak baik tergantung kepada shareholdernya. "Republik ini shareholdernya adalah 240 juta rakyat Indonesia. Shareholdernya mau membuat usaha itu bagus dengan menghire profesional yang bagus, membuat tata kelola perusahaan yang bagus. We care about this country dan Anda semuanya aktif untuk menjaga republik ini menjadi republik yang baik,” pungkasnya. (ip/nr)