Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Kembali Tegaskan Pentingnya Gali Potensi Wajib Pajak Orang Pribadi

Jakarta, 06/04/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan yang telah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 24 Wajib Pajak Besar pada Selasa (5/4) kemarin.

Namun demikian, dari 24 penerima penghargaan, 23 di antaranya adalah Wajib Pajak Badan (perusahaan), dan hanya satu Wajib Pajak Orang Pribadi (perseorangan). Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Menkeu kembali menegaskan agar DJP dapat lebih menggali potensi penerimaan dari Wajib Pajak Orang Pribadi.

Menurutnya, penggalian potensi Wajib Pajak Orang Pribadi ini penting untuk mengurangi ketergantungan penerimaan pajak dari Wajib Pajak Badan, sehingga dapat meminimalkan volatilitas penerimaan pajak. Lebih lanjut ia menjelaskan, penerimaan pajak dari Wajib Pajak Badan sulit dipastikan, karena tergantung pada kinerja perusahaan. Di sisi lain, penerimaan dari Wajib Pajak Orang Pribadi relatif lebih pasti.

"Wajib pajak badan perusahaan itu up and down. Makanya dalam 10 tahun, pembayar pajak yang biasanya berada di nomor satu sekarang tidak ada, karena perusahaan bergantung pada kinerja. Bayangkan kalau individu, itu nggak akan bangkrut," jelasnya.(nv)