Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Kemenkeu Harus Prioritaskan Pengelolaan Anggaran Berkualitas

 

Jakarta, 28/03/2013 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo meminta seluruh jajarannya untuk dapat meningkatkan koordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L) guna memastikan perencanaan anggaran dan realisasi penyerapannya berjalan dengan baik ke depannya. Menurut Menkeu, peningkatan penerimaan negara menjadi sia-sia jika dalam pembelanjaannya dilakukan secara tidak berkualitas. Demikian ia sampaikan pada Rabu (27/3) di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta.

 

"Kalau kita bersama pajak, bea cukai dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), sudah  bisa tingkatkan penerimaan kita dari  Rp345 triliun di 2005 menjadi Rp980 triliun di 2012, ditambah PNBP Rp300an triliun, kemudian kalau dibelanjakan dan tidak berkualitas tentu tidak optimal bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat  Indonesia," jelas Menkeu. Peningkatan koordinasi dan pelayanan tersebut, lanjutnya, berlaku pada seluruh instansi di bawah Kementerian Keuangan, khususnya bagian penyaluran anggaran pemerintah.

 

Ia menambahkan, instansi terkait diharapkan dapat memberikan bimbingan kepada K/L agar perencanaan dan penyerapan anggaran dapat berjalan sesuai target. Dengan demikian, pengelolaan anggaran pemerintah ke depannya dapat lebih baik dan tepat sasaran, sehingga akhirnya memberikan kontribusi jelas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Ini harus diperbaiki, tolong koordinasi dengan kementerian dan lembaga, berikan bimbingan bagaimana melakukan pengadaan dan perencanaan yang baik. Teman-teman di Ditjen (Direktorat Jenderal) Anggaran, (Ditjen) Perimbangan Keuangan, juga melakukan perencanaan supaya APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2014 yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik, dapat menjadi lebih baik perencanaannya, sehingga pada 2014 pada saat direalisasikan itu lebih baik," tambahnya. 

 

Menkeu menegaskan, dalam melakukan pencairan anggaran harus benar- benar dilakukan secara taat asas dan dengan administrasi yang tepat. "Jangan dicairkan dana  tanpa dokumen yang baik, karena itu menjadi tangung jawab langsung kita, dari pimpinan yang lain khususnya saya. Kita kelola dengan sebaik-baiknya," tuturnya.(rja)