Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Konsumsi dan Investasi Jadi Pendorong Ekonomi RI

Jakarta, 25/10/2016 Kemenkeu - Dengan belum adanya tanda-tanda pemulihan ekonomi global pada 2016 dan 2017, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya konsumsi dan investasi untuk mendorong perekonomian domestik.

“Dengan kondisi perekonomian global yang terjadi, secara tidak langsung mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia, oleh karena itu consumption maupun investasi menjadi sangat penting,” jelasnya saat menghadiri Pers Briefing 2 Tahun Kerja Nyata Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (25/10).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ekonomi Indonesia berpotensi mengalami pelemahan karena penurunan drastis harga komoditas di pasar global. “Jadi untuk sektor-sektor yang berhubungan dengan komoditas, apakah itu pertambangan maupun perkebunan, mereka mengalami penurunan yang sangat drastis, baik dari sisi volume, produksi, maupun dari sisi harga,” tambahnya.

Dalam situasi tersebut, lanjutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diharapkan mampu menjadi pendorong perekonomian domestik saat ini. “Bagaimana peranan APBN dalam hal ini bisa menyubstitusi dan mendorong pada saat ekonomi mengalami pelemahan dari sumber lainya,” terang Menkeu.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan upaya dan tetap menjaga perekonomian dalam negeri. Salah satunya, strategi realokasi belanja dari subsidi menjadi infrastruktur. Investasi infrastruktur, menurut Menkeu, dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi selanjutnya, “Karena dia (infrastruktur) merupakan pemecahan masalah dari persoalan bottle neck, dari persoalan produktivitas dan dari sisi kesenjangan,” pungkasnya.(hi)