Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Lifting Minyak dan Gas Akan Dibahas Lebih Rinci di Komisi VII

Jakarta, 20/06/2013 Fiscal News MoF – Pemerintah memproyeksikan laju inflasi pada tehun 2014 akan menurun. Dalam Asumsi Makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2014 yang disampaikan Menteri Keuangan M. Chatib Basri, laju inflasi diproyeksikan berada di kisaran 3,5 persen hingga 5,5 persen.

"ini range untuk pertumbuhan ekonominya di RAPBN 2014 ada di kisaran  6,4 persen hingga 6,9 persen," kata Chatib, Kamis (20/6). Untuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada RAPBN-P 2014 adalah Rp9.600 hingga Rp9.800. Dengan tingkat bunga SPN 3 bulan yaitu 4,5 persen sampai 5,5 persen.

"Sebenarnya untuk lifting minyak dan lifting gas akan dibahas lebih jauh di komisi VII DPR, tetap untuk governance kami tetap akan sebutkan di sini," ucapnya. Untuk harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) sebesar 100 dolar AS per barel hingga 115 dolar AS per barel. Dan untuk lifting minyak adalah 900 ribu barel hingga 930 ribu barel per hari. Sedangkan untuk lifting gas ditergetkan 1.240 ribu barel hingga 1.325 ribu barel per hari setara minyak.

Terkait ICP, Menkeu mengatakan, harga minyak yang diperkirakan 100 dolar AS hingga 115 dolar AS per barel, adapun saat ini seharga 108 dolar AS per barel. "Jadi kita berada di range yang aman disini. Dan perkiraan ini nanti masih kita lihat lagi realisasi produksi dari Banyu Urip di Cepu, apakah bisa tercapai dalam 2014,” jelasnya. (ak)