Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Paparkan Capaian Anggaran Kementerian BUMN

Jakarta, 24/03/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI  membahas mengenai Evaluasi Anggaran 2016 dan Rencana Kerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2017 di Gedung Nusantara I DPR RI Jakarta pada Kamis (23/03). Pada kesempatan tersebut, Menkeu memaparkan capaian realisasi anggaran Kementerian BUMN tahun 2016.


"Kementerian BUMN pada 2016 mengelola dua DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran), yaitu DIPA reguler dan DIPA PMN (Penyertaan Modal Negara). Untuk DIPA reguler, realisasinya Rp178,8 miliar, atau 93,7 persen dari total pagu (alokasi) anggaran Rp190,8 miliar. Untuk DIPA PMN, realisasinya Rp44,36 triliun, atau 99,9 persen dari pagu anggaran Rp44,37 triliun," jelas Menkeu.


Di kesempatan ini, Menkeu juga memaparkan anggaran serta program Kementerian BUMN untuk tahun 2017. "Anggaran Kementerian BUMN Tahun 2017 berdasarkan surat pengesahan DIPA Tahun 2017 Nomor SP DIPA-041.01.1.606538/2017 telah ditetapkan sebesar Rp243.865.072.000 yang terdiri dari dua program yaitu program pembinaan BUMN dan program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya," tambahnya.


Selain itu, Menkeu juga menjelaskan hasil pertemuan G-20, di mana pemerintahan Amerika Serikat belum mau menentukan komitmen arah perdagangan globalnya. Hal ini akan merunut kepada aturan yang membuat negara kuat akan mendikte dan mendominasi hubungan menurut kepentingan mereka sendiri, bukan lagi atas kepentingan bersama. Sehingga ini berpotensi menggoyang pasar ekspor BUMN Indonesia.


"Jadi untuk BUMN kita, kita harus lihat apakah BUMN kita melakukan ekspor langsung kepada negara-negara seperti Amerika, atau kalau tidak seluruh dunia akan menjadi tidak pasti dari sisi kebijakan perdagangan internasional dan investasi. Ini barangkali yang perlu kita antisipasi," ungkapnya. (ip/as)