Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Paparkan Kebijakan Indonesia untuk Menekan Ketimpangan

Jakarta, 05/10/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi salah satu pembicara dalam seminar yang bertema Poverty and Shared Prosperity 2016: Taking on Inequality. Acara ini adalah salah satu rangkaian acara World Bank-IMF Annual Meetings 2016. Kegiatan ini berlangsung di World Bank Group MC Building, Preston Auditorium, Washington D.C. Amerika Serikat pada Selasa (04/10).


Menkeu memaparkan pentingnya untuk dapat menekan laju ketimpangan antar masyarakat. Terkait hal ini, ia menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan untuk menekan laju ketimpangan.


Pertama, mendorong pertumbuhan yang produktif, dimana kebijakan fiskal yang diambil harus mampu meningkatkan pertumbuhan, membuat lapangan kerja, dan menurunkan ketimpangan serta kemiskinan. Ini sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menempatkan ketimpangan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Sebagai bagian dari reformasi dan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah menerbitkan 13 paket kebijakan sejak 2015.


Selanjutnya adalah dengan mendorong terciptanya pertumbuhan yang lebih inklusif. Beberapa kebijakan pemerintah yang telah dilakukan antara lain target pemberian subsidi yang lebih baik, alokasi transfer ke daerah yang lebih tinggi termasuk ke Dana Desa, peluncuran skema asuransi kepada petani beras, pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpendapatan Rendah, serta peningkatan Kredit Usaha Rakyat (KUR). (as)