Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Pembiayaan Perubahan Iklim Masih Konvensional


Jakarta, 23/10/2013 MoF (fiskal) News - Pembiayaan perubahan iklim dapat dilakukan dengan menggunakan fiscal framework. Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) M.Chatib Basri dalam sambutannya pada Seminar Nasional Pembiayaan Perubahan Iklim di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (23/10).

Menurut Menkeu, selama ini pembahasan tentang pembiayaan perubahan iklim baik di Indonesia maupun emerging market masih bersifat konvensional, yaitu terpaku pada cara mendapatkan pendanaan dari negara-negara donor (negara maju). Padahal, lanjut Menkeu, Indonesia memiliki sumber dana yang jauh lebih besar dan menjanjikan, yaitu sektor swasta.

Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah berusaha merumuskan kebijakan-kebijakan jangka pendek yang diharapkan dapat menarik sektor swasta untuk terlibat dan berkontribusi dalam pembiayaan perubahan iklim. "(Sektor swasta) harus digaet dengan policy jangka pendek," jelas Menkeu.

Menkeu berharap, Seminar Nasional Pembiayaan Perubahan Iklim ini dapat menghimpun masukan dan rekomendasi yang implementatif bagi penyempurnaan kebijakan pembiayaan perubahan iklim. "Melalui diskusi dalam seminar nasional ini, kami berharap akan muncul masukan-masukan dan rekomendasi yang implementatif bagi penyempurnaan kebijakan dan implementasi pembiayaan untuk kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim," tutupnya.(fin)