Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Pemerintah dan BI Terus Upayakan Stabilisasi Pasar Keuangan

Jakarta, 28/08/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tengah dan terus melakukan langkah-langkah untuk melakukan stabilisasi dalam gejolak pasar keuangan dan nilai tukar. Demikian ditegaskan Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri di Gedung Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta pada Rabu (28/8).

Penegasan tersebut disampaikan Menkeu menyusul berlanjutnya tekanan pada pasar keuangan dan nilai  tukar dengan kondisi pontensi tapering off quantitative easing di AS. "Pemerintah dan Bank Indonesia akan mengupayakan langkah-langkah agar gejolak itu bisa diminimalisir, sehingga volatilitasnya itu bisa dijaga, sehingga nilai tukar, gejolak di pasar keuangan bisa dijaga. Inilah yang kami lakukan melalui paket yang diluncurkan," jelasnya.

Menkeu juga mengajak semua pihak untuk realistis menghadapi potensi dampak yang timbul bila tapering off quantitative easing diberlakukan. "Kami ingin memberikan presepektif yang sebenarnya sekaligus menjawab bahwa kita juga harus realistis tekanan perekonomian dunia, dengan kurs dolar AS pada pasar global itu tentu adalah satu hal yang sepenuhnya adalah dalam kontrol kita. Seandainya Amerika memang melanjutkan kebijakan tapering off quantitative easing. maka gelolak di pasar keuangan tekanannya itu bisa terjadi, dan itu (gejolak nilai tukar) tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di hampir semua negara," jelasnya. (ak)