Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Penentu Kelanjutan Proyek Jembatan Selat Sunda

Jakarta, 23/07/2013 MoF (Fiscal) News – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida S. Alisjahbana memastikan bahwa jika Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri setuju, maka keputusan untuk melaksanakan persiapan proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) seperti feasibility study (FS) akan segera diputuskan.

“Rapat berikutnya itu hanya menunggu Menteri Keuangan saja. Kemarin dalam rapat koordinasi baru Wakil Menteri Keuangan yang hadir karena terkait masalah FS,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas. Ia menambahkan, keputusan Menkeu diperlukan untuk memastikan pihak pemrakarsa pembangunan JSS segera menyiapkan proyek tersebut, termasuk melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Bagaimana persiapan FS ini dilakukan oleh pihak pemrakarsa yang melibatkan BUMN. Untuk bisa membahas detail diperlukan adanya Menkeu. Groundbreaking itu diperlukan dua tahun setelah perjanjian kontrak kerja sama. Jadi prosesnya itu FS-nya lama, sekitar dua tahun, baru kemudian groundbreaking,” jelasnya.

Sementera itu, Direktur Pengembangan Kerjasama Pemerintah dan Swasta (PKPS) Bappenas Bastari Indera menyampaikan bahwa pembangunan JSS akan melibatkan pihak swasta dan BUMN. “Sudah ditetapkan untuk dilanjutkan dengan swasta, sekarang ini pihak swasta dan BUMN akan diajak. Kemudian pemerintah sedang membuat kerangkanya seperti apa,” jelasnya.(nic)