Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Perkirakan Sasaran Inflasi di RAPBNP 2016 Sebesar 4,0 Persen

Jakarta, 06/06/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro memperkirakan inflasi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2016 pada kisaran 4,0 % (yoy). Ini disampaikan Menkeu saat rapat kerja Pemerintah dengan Komisi XI DPR RI tentang Perkembangan Perekonomian Terkini dan Asumsi Ekonomi Makro dalam RAPBNP 2016, Senin (06/06).


Beberapa hal yang berpengaruh terhadap outlook laju inflasi adalah ketidakstabilan ekonomi global, keterlambatan musim panen akibat perubahan iklim, kecenderungan naiknya harga ICP pada semester kedua 2016, serta dampak kebijakan reformasi di bidang energi, khususnya terkait Tarif Tenaga Listrik. Sementara itu, realisasi inflasi hingga akhir Mei 2016 mencapai 3,3% (yoy) merupakan nilai terendah selama 6 tahun terakhir.


Namun, Pemerintah tetap optimistis terhadap outlook perekonomian Indonesia. Belanja pemerintah, paket kebijakan dan pembangunan infrastruktur diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan. Pertumbuhan PDB diperkirakan mencapai 5,3%, tidak berbeda jauh terhadap perkiraan Bank Indonesia yang menetapkan sebesar 5,0 - 5,4% dan juga World Bank yang memprediksi pertumbuhan Indonesia sebesar 5,1%.


Selain itu, Pemerintah memperkirakan rata-rata nilai tukar rupiah akan berada pada level Rp13.500/USD. Faktor- faktor yang mempengaruhi antara lain masih berlangsungnya Quantitative Easing di kawasan Eropa dan Jepang, keberlangsungan normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat, perlambatan ekonomi di Tiongkok, perluasan dan pendalaman pasar keuangan juga menjadi tantangan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dalam jangka menengah. (ws)