Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: Pertajam Belanja Khusus untuk Kemakmuran Indonesia

Jakarta, 20/01/2017 Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan kuliah umum dengan tema Prospek Perekonomian Indonesia 2017 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 47 harian Media Indonesia bertempat di Grand Studio Metro TV pada Kamis (19/01).

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pentingnya menajamkan belanja khusus yakni meningkatkan anggaran pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. “Karena memang itu yang dibutuhkan masyarakat untuk menjadikan masyarakat yang makmur dan produktif, maka dilakukan koreksi dari sisi subsidi energi dan juga perbaikan dari kesehatan,” kata Menkeu.

Menkeu menjelaskan “Dalam pengelolan APBN, defisit memang tidak bisa kita hindari namun permasalahannya bukan pada defisit dan hutang, tapi bagaimana kita bisa menggunakan defisit tersebut secara produktif,” jelas Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa defisit Indonesia memang meningkat namun hal tersebut masih dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. “Indonesia dari rata-rata defisit selama satu dekade dibandingkan dengan performance kinerja pertumbuhan ekonomi, Indonesia masih termasuk dalam relatif yang cukup baik,” kata Menkeu dalam pidatonya.

Dalam paparannya, Menkeu menjelaskan bahwa tantangan yang kita hadapi pada 2017 selain masalah kemiskinan dan kesenjangan, Indonesia juga dihadapkan dengan ketidakpastian global. “Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Jepang memiliki permasalahan tersendiri dan pertumbuhan ekonominya tidak secepat yang selalu diperkirakan. Pemulihan perekonomian tersebut juga memiliki implikasi dan mengakibatkan dampak kepada seluruh dunia,” pungkas Menkeu. (hr/rsa)