Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: PLB Harus Tetap Bersih dan Baik

Jakarta, 13/04/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi seluruh pengusaha Pusat Logistik Berikat (PLB) dan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang bekerjasama, berkolaborasi, berkoordinasi, dan menjaga jalinan komunikasi agar saling memahami. Hal ini tidak dalam pengertian melakukan kolusi atau korupsi, tapi demi satu tujuan penting demi kebutuhan masyarakat banyak.


"Saya ingin menyampaikan pemikiran-pemikiran cara kita mendorong agar kemajuan dapat terus kita jaga, jadi momentum ini tidak berhenti, atau tidak melemah," kata Menkeu dalam acara peringatan Satu tahun PLB, di Aula Merauke, Gedung Papua, Kantor Pusat DJBC pada Rabu (12/04).


Selanjutnya, Menkeu menyarankan untuk segera menyusun daftar kriteria agar dapat menjadi hub asia pasifik. "Dengan kriteria yang jelas, volume, model bisnis, kecepatan pelayanan, infrastruktur, saya ingin merealisir mimpi anda semua, harus ada yang membaca kegiatan ekonomi di Asia Pasifik itu apa, hub-nya apa, ke depan seperti apa?,” ungkap Menkeu.


Setelah itu, Menkeu akan membuat ukuran kemajuan PLB. "Kepada PPLBI, tahun depan berapa target PLB yang akan pindah ke Indonesia? Berapa komoditas yang masuk Indonesia, berapa volumenya, dari berapa perusahaan? Coba bikin road map 5 tahun ke depan,” saran Menkeu. Terakhir, Menkeu juga menyarankan untuk memilih sektor atau industri yang siap mendukung kemajuan PLB secara cepat.


Menkeu berpesan agar seiring dengan perkembangannya, PLB diharapkan tetap dapat menjadi institusi yang bersih dan baik. PLB harus jauh dari gambaran “tempat penyelundupan” atau tempat yang tidak transparan. "Indonesia jadi negara yang baik, kuat, besar, sejahtera bersama apabila kita semua, pemerintah dan swasta berkomitmen bekerja secara baik dan transparan,” tegasnya. (ath/as)