Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: RAPBN 2017 Tetap Dalam Rambu Rambu Yang Prudent

Jakarta 17/08/16 Kemenkeu - Untuk menjaga pelaksanaan APBNP tahun 2016, pemerintah melakukan langkah konsolidasi fiskal, dengan melakukan koreksi penerimaan perpajakan dan pengendalian belanja negara. Langkah konsolidasi fiskal tersebut menjadi salah satu landasan dalam penyusunan RAPBN tahun 2017, agar lebih rasional dan kridibel.

"Kita mencoba untuk mendesain APBN 2017 tetap didalam rambu-rambu yang prudent yaitu menjaga defisit dan rasio utang serta keseimbangan primer yang sehat" jelas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2017  di Jakarta pada Selasa (16/08).

Menurut Menkeu, kondisi ketidakpastian ekonomi global diperkirakan masih akan berlanjut di tahun 2017, sehingga fokus Pemerintah pada tahun 2017 adalah mengefektifkan belanja pemerintah sesuai prioritas.

"Fokus pemerintah adalah mengefektifkan belanja sesuai prioritas, yaitu membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas SDM bidang pendidikan dan kesehatan, serta mengurangi kesenjangan," papar Menkeu.

Sementara itu, usaha untuk menaikkan investasi dilakukan dengan terus mempermudah dan memperbaiki kegiatan iklim dunia usaha, diantaranya melalui paket kebijakan yang telah dan akan diluncurkan.

Langkah tersebut, akan membuat pembangunan Indonesia lebih berkualitas dan berkesinambungan, mengefisienkan birokrasi dan ekonomi di dalam negeri, serta meningkatkan kemandirian bangsa dan daya saing ekonomi Indonesia. (rsa)