Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu: September Deflasi dan Neraca Perdagangan Kembali Positif

Jakarta, 2/10/2013 MoF (Fiscal) News – Setelah mencatatkan defisit perdagangan selama empat bulan berturut-turut, akhirnya neraca perdagangan Indonesia pada Bulan Agustus mampu mencatatkan surplus sebesar 132,4 juta dolar AS. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa surplus perdagangan pada Agustus 2013 terjadi karena total nilai ekspor mencapai 13,16 miliar dolar AS, sementara impor 13,03 miliar dolar AS.
Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengakui bahwa surplus neraca perdagangan terjadi akibat penurunan impor hasil minyak. Hal ini sekaligus menunjukkan keberhasilan paket kebijakan pemerintah yang diumumkan pada Bulan Agustus lalu. “Tiga bulan yang lalu saya sudah bilang, tetapi banyak yang tidak percaya,” kata Menkeu, Selasa (1/10).
Ia berharap, adanya perbaikan dalam bidang perekonomian, yakni surplus neraca perdagangan dapat menenangkan pasar yang cenderung tidak optimis dengan empat paket kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah. “Saya harap dengan ini bisa menenangkan pasar,” kata Menkeu.
Sementara itu, terkait dengan deflasi Bulan September, Menkeu menjelaskan bahwa deflasi tersebut sesuai dengan perkiraan sebelumnya, dan sekaligus menjadi pertanda bahwa inflasi akan kembali normal. “Ini udah back to normal, kan saya bilang September akan balik ke normal, mudah-mudahan akan back to normal,” ujarnya. Menurut Menkeu, sisa waktu tiga bulan pada tahun 2013 ini harus tetap dimanfaatkan untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Dengan demikian, inflasi hingga akhir tahun tetap dapat dijaga di batas bawah target, yakni 9 persen.(nic)