Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Siap Selesaikan PR Terkait APBN-P 2013

Jakarta, 22/05/2013 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan M. Chatib Basri siap untuk segera melakukan tugas-tugasnya, terutama yang terkait dengan permasalahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013.  “Dan ini adalah satu hal yang krusial, karena ada permasalahan pada asumsi makro, ada issue mengenai kompensasi, ada issue mengenai perubahan pada struktur anggaran kementerian/lembaga, di mana ini harus dibahas semua dalam APBN-P (2013),” demikian ia sampaikan pada Senin (21/5) di Jakarta.

Meskipun berat, ia meyakini permasalahan-permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat.  “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama kita bisa menyelesaikan ini semua. Tugas yang sangat berat, tetapi saya tahu persis bahwa ini adalah satu hal yang perlu kita lakukan bersama-sama,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga berpesan pada seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan untuk dapat menyeimbangkan fungsi antara regulator dengan pelayan publik. Hal ini, lanjutnya, merupakan sesuatu yang penting, karena banyak pihak yang memiliki persepsi bahwa berhubungan dengan Kementerian Keuangan merupakan hal yang tidak mudah. “Ada satu persepsi di luar yang cukup kuat bahwa berhubungan dengan Departemen (Kementerian) Keuangan  itu adalah sulit. Berkaitan dengan anggaran, berkaitan dengan perbintangan, berkaitan dengan birokrasi, saya kira ada message yang penting kita sampaikan kepada publik di sini, bahwa governance tentu harus dijaga, tetapi mungkin kita bisa menjadi helper, instead of stopper, dan saya kira ini penting bagaimana kita menjembatani, menyeimbangkan antara fungsi kita sebagai regulator yang punya hak melakukan koreksi dengan pelayanan publik,” jelasnya. Keseimbangan tersebut, menurutnya, merupakan esensi dari pola pelayanan publik yang prima. “Dan semua hal ini hanya bisa dilakukan jika kita bekerja bersama-sama, dukungan dari Bapak dan Ibu semua sangat penting,” pungkasnya.(wa)