Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Soroti Rendahnya Partisipasi WP Pada Tax Amnesty

Malang, 28/12/2016 Kemenkeu - Dalam kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Rabu (28/12), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga menyinggung mengenai Amnesti Pajak (Tax Amnesty). Meskipun jadi salah satu Amnesti Pajak tersukses di dunia, Menkeu mengakui partisipasi Wajib Pajak (WP) Indonesia dalam program tersebut masih relatif kecil.

Dari jutaan Wajib Pajak yang terdaftar, menurut Menkeu, baru sekitar 461 ribu Wajib Pajak yang mengikuti Amnesti Pajak, dengan nilai pernyataan harta dari deklarasi maupun repatriasi mencapai Rp3.940 triliun dan uang tebusan sebesar Rp94,8 triliun.

Tax Amnesty kita cukup sukses, tapi faktanya dibanding jumlah wajib pajak terdaftar, baru 461 ribu yang ikut Tax Amnesty. Kalau Wajib Pajak bayar pajak dengan benar, yang tadinya penerimaan Rp1.300 triliun bisa meningkat jadi Rp2.000 triliun sesuai kebutuhan belanja, jadi kita tidak perlu utang,” ungkapnya.

Menkeu juga menyampaikan bahwa Rp1 triliun yang dibayarkan masyarakat melalui pajak setara dengan pembayaran 9.400 gaji guru, membantu 355 ribu orang miskin, membangun 155 kilo meter jalan, membangun 3.451 jembatan, dan banyak hal lainnya. Selain itu, pemenuhan pajak akan mempertajam kemajuan belanja pendidikan hingga 27,4 persen, dan memperkuat pembangunan infrastuktur sebesar 123,4 persen.

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga memaparkan mengenai kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih. Namun, di tengah ketidakpastian global tersebut, dalam sepuluh tahun terakhir, kondisi ekonomi Indonesia tergolong lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Pertumbuhan (ekonomi) Indonesia adalah nomor tiga tertinggi di dunia," ungkapnya. Meskipun demikian, Menkeu menyampaikan pentingnya mewaspadai perkembangan ekonomi yang terjadi. "Kita dihadapkan pada kondisi ketimpangan yang meningkat, kita harus mewaspadai tren peningkatan ketimpangan pada ekonomi kita," tandasnya

Sebagai informasi, kuliah umum ini mengangkat tema Tax Amnesty dan Strategi Penguatan Ekonomi Indonesia 2017. Dihadiri oleh Rektor UMM Fauzan, acara ini diikuti oleh ratusan mahasiswa UMM.(fir)